Unggul Islami Enterpreneurship

Bisikan Rindu

 



Lama kupendam
Baru ku sadari kini aku tak sanggup

Tak mampu juga membuka meski beribu upaya paksa

Sudut hati terdalam ini terukir kata sederhana, mungkin baginya tak bermakna

Sebuah kata muncung barangkali telah usang
Tak berubah meski termakan waktu

Aku rindu, kupejamkan kedua bola mata ini, hanya wajah sang pujaan hati muncul, seakan ia melempar senyuman kepadaku

Terlintas sesaat inginku memburu pemilik senyuman itu

Namun sayang, ia semakin menjauh

Sudahlah aku tak bisa berpikir lagi, kepala ini seakan buntu

Dia bagaikan impian yang sirna, yang hingga akhir waktu aku tak mampu meraihnya

Telah kusimpan semua rasa dan gundah ini dalam hati

Mengadu kepada hujan kala petang

Beribu doa terpanjatkan dalam mimpi

Bisikan rindu padamu jua tak kunjung sirna
Baca Juga
Posting Komentar