Sukses Gelar Raker UMMA 2025, Camat Cenrana Sambut Hangat Peserta, Rektor Tekankan Komitmen Pelestarian Lingkungan
Mitraindonesia, MAROS — Universitas Muslim Maros (UMMA) sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Tahun 2025 selama 2 (dua) hari, Sabtu-Minggu, 13–14 September 2025.
Kegiatan tersebut berlokasi di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Hutan Pendidikan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Raker tahun ini mengangkat tema “Akselerasi Kinerja Universitas Muslim Maros Menjadi Pelestari Lingkungan dan Berkearifan Lokal”, dan diikuti oleh seluruh unsur civitas akademika, mulai dari Rektor, Ketua YAPIM, para Wakil Rektor, Dekan, Ketua Program Studi, hingga Kepala Biro, Ketua LPPM, Ketua LPM, Koordinator MKU, Kepala Perpustakaan, serta perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam teamwork Raker 2025.
Turut hadir dalam pembukaan kegiatan, Camat Cenrana, Ismail Majid, S.Sos., bersama Danramil 1422/03 Camara.
Dalam sambutannya, Ismail menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Kecamatan Cenrana sebagai lokasi pelaksanaan Raker.
“Kami merasa bangga dan bersyukur. Kecamatan ini adalah rumah besar bagi semua. Kehadiran UMMA sangat berarti bagi kami, karena banyak memberi dukungan, ilmu, dan pengalaman,” ujar Ismail Majid.
Ia juga mendorong agar UMMA tidak hanya membuka program reguler dan non-reguler, tetapi juga menghadirkan kembali Kelas RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) sebagai ruang belajar bagi masyarakat umum, khususnya perangkat desa dan kecamatan.
Lebih lanjut, Ismail berharap terjalin kerja sama formal melalui penandatanganan MoU antara Pemerintah Kecamatan Cenrana dan UMMA dalam hal pengembangan sumber daya manusia.
Ia mencontohkan aksi nyata UMMA melalui kegiatan penanaman pohon di wilayah rawan longsor di Desa Rompegading, sebagai bentuk kontribusi langsung terhadap lingkungan.
Sementara itu, Rektor UMMA, Prof. Nurul Ilmi Idrus, M.Sc., Ph.D., dalam arahannya menegaskan bahwa visi UMMA sebagai kampus pelestari lingkungan dan penjaga kearifan lokal bukanlah sekadar slogan.
Visi tersebut telah dijabarkan ke dalam dokumen strategis kampus seperti Rencana Induk Pengembangan, Rencana Strategis, dan Rencana Operasional.
“Saya tegaskan kepada seluruh civitas akademika agar tidak menunda revisi dokumen penting, terutama yang terkait akreditasi. Beberapa prodi sudah memperoleh hasil, sebagian sedang menunggu. Semua harus ditindaklanjuti agar tetap relevan dengan perkembangan,” tegas Prof. Nurul Ilmi.
Ia menambahkan bahwa melalui Raker 2025 ini, UMMA meneguhkan komitmennya untuk memperkuat kelengkapan dokumen di semua level kelembagaan, nuniversitas, fakultas, hingga program studi sebagai pondasi dalam membangun kampus yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Citizen Report: Aswadi Hamid





