Guru Parepare Tagih TPG 13 dan Janji Kampanye TPP untuk Guru
PAREPARE -- Kegelisahan kembali mengemuka di kalangan guru di Kota Parepare. Setelah polemik pembayaran TPG ke-13 yang hanya terealisasi separuh, para pendidik kini mulai menagih janji Wali Kota Tasming Hamid terkait pemberian Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) khusus guru. Bagi mereka, persoalan ini bukan lagi soal sabar menunggu, melainkan kepastian arah kebijakan.
"Diantara semua daerah, mungkin cuma guru di Parepare yang cuma dapat setengah TPG 13. Sementara TPP yang dijanjikan walikota waktu kampanye tidak ada kabarnya," kata salah satu guru SD, berinisial NN, kepada media ini. Rabu 28 Januari 2026
Selain menunggu realisasi TPP, guru juga mempertanyakan kejelasan sisa TPG 13 yang hingga kini belum terbayarkan. Lebih jauh, muncul kekhawatiran baru: apakah Parepare masih berpeluang menerima TPG 13 pada tahun-tahun mendatang, atau justru terancam terus tersingkir akibat kebijakan setengah jalan yang ditempuh saat ini.
"Kemungkinan besar tahun-tahun berikutnya tidak dapat terus maki TPG ini," keluhnya.
Di tengah ketidakpastian itu, para guru mengaku jenuh terus disuguhi persoalan. Mulai dari hak yang tak kunjung tuntas, hingga dinamika di internal Dinas Pendidikan yang belakangan diramaikan isu pejabat kepala dinas diminta mundur. Situasi ini menambah beban psikologis guru, yang berharap pemerintah daerah segera merapikan urusan kebijakan, agar fokus utama kembali pada ruang kelas dan mutu pembelajaran.



