DPL dan Mahasiswa KEMAL FKIP UMMA Dorong Siswa Cerdas Bermedia Digital dan Santun Berbahasa
Mitraindonesia, Maros-Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama mahasiswa KEMAL FKIP Universitas Muslim Maros (UMMA) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di MA Darussalam Barandasi pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Kegiatan bertema “Edukasi Literasi Digital Berbasis Kesantunan Berbahasa bagi Siswa MA Darussalam Barandasi” ini diikuti oleh 29 siswa.
Kegiatan PKM diawali dengan sambutan Kepala MA Darussalam Barandasi, Mernawati, S.Ag., M.Pd.I. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi edukasi oleh Kasmawati, S.S., M.Hum., yang membahas pentingnya literasi digital dan kesantunan berbahasa dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di tengah perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Dalam pemaparannya, literasi digital diperkenalkan sebagai kecakapan yang tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga kemampuan memahami informasi secara kritis, memeriksa kebenaran informasi, serta bertanggung jawab terhadap konten yang diterima maupun dibagikan melalui media digital.
Selain literasi digital, materi kesantunan berbahasa menjadi perhatian utama dalam kegiatan tersebut. Kesantunan berbahasa penting untuk membangun komunikasi yang saling menghargai, baik dalam interaksi langsung maupun melalui media sosial.
Pemilihan kata yang tepat, penyampaian pendapat secara santun, serta penghormatan terhadap orang lain merupakan bagian dari etika komunikasi yang perlu dibiasakan oleh peserta didik.
Melalui edukasi ini, siswa diajak memahami bahwa aktivitas di ruang digital tetap membutuhkan etika dan tanggung jawab. Kebebasan berekspresi perlu disertai kesadaran untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menghindari komentar yang dapat menyakiti orang lain, serta menggunakan bahasa yang santun dalam berbagai situasi komunikasi.
Untuk mengevaluasi kegiatan, peserta mengikuti pretest dan posttest. Evaluasi ini menjadi bagian dari upaya mengetahui pemahaman siswa sebelum dan setelah menerima materi. Hasil evaluasi dapat digunakan sebagai bahan untuk menilai perkembangan pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan.
Pelaksanaan PKM oleh DPL dan mahasiswa KEMAL FKIP UMMA ini menjadi salah satu bentuk keterlibatan perguruan tinggi dalam mendukung edukasi yang relevan dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Kolaborasi tersebut juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terlibat dalam kegiatan pengabdian yang berorientasi pada penguatan pengetahuan dan karakter masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin mampu bersikap kritis dalam menerima informasi, bijak menggunakan media digital, serta membiasakan komunikasi yang santun dan menghargai sesama.
Penguatan literasi digital yang disertai kesantunan berbahasa menjadi bagian penting dalam membangun karakter generasi muda. Dengan demikian, kecakapan teknologi dapat berjalan beriringan dengan etika, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.



