Semarak Muharram 1446 Hijriyah, Pengurus Masjid Babussalam Gelar Berbagai Kegiatan Religi
MI, MAKASSAR - Tahun Baru Islam jatuh pada bulan Muharram, yang merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriyah. Muharram dianggap sebagai salah satu bulan suci dalam Islam, dan banyak umat Muslim yang merayakan Tahun Baru Hijriyah dengan berdoa, berpuasa, dan melakukan berbagai ibadah lainnya.
Tanggal 1 Muharram menandai peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah, sebuah momen penting dalam sejarah Islam yang menjadi dasar penanggalan kalender Hijriyah. Umat Muslim memanfaatkan waktu ini untuk refleksi spiritual, memperbaharui komitmen keimanan, dan mempererat hubungan sosial dengan sesama.
Terkait hal tersebut Pengurus Masjid Babussalam di Perumahan Bumi Permata Sudiang I Makassar menggelar berbagai kegiatan religius, antara lain lomba wudhu kategori anak, lomba mewarnai kategori anak, lomba hafalan surah Kahfi kategori remaja, Lomba Tartil antar Ketua Rukun Tetangga, Lomba Sholawat, Zikir dan doa bersama, Jalan Santai dan Bazar.
Semarak Muharram ini mengusung tema "Dengan Semangat tahun baru islam, Mari Ciptakan Generasi Muslim yang berkualitas di Era Digital", Jumat, 5 Juli 2024 malam, ba'da sholat isya'.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seluruh warga Bumi Permata Sudiang lebih – lebih dalam hal nilai agama dan pembentukan karakter.
Lomba tahun baru Hijriyah ini melibatkan semua kelompok umur. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.
Tema diatas mengajak generasi muda menggunakan platform media sosial untuk menyebarkan konten positif dan edukatif tentang Islam, serta menghindari konten yang negatif atau tidak bermanfaat, dengan mengadakan pelatihan literasi digital yang mencakup etika online, keamanan digital, dan penggunaan teknologi untuk hal-hal yang produktif.
Kemudian mengajarkan cara memilih sumber informasi yang akurat dan dapat dipercaya mengenai Islam di internet. Serta menekankan pentingnya akhlak yang baik dan nilai-nilai Islami dalam penggunaan teknologi. Dan mengintegrasikan teknologi dengan kurikulum pendidikan agama untuk membuat pembelajaran lebih menarik dan interaktif.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung khidmat.



