Unggul Islami Enterpreneurship

Tim PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM Lakukan Pelatihan dan Kelas Kesehatan Reproduksi Sebagai Pencegahan Pernikahan Dini dan Kesehatan Remaja



MI, Pangkep-Tim PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM Lakukan Pelatihan dan Penyuluhan kesehatan reproduksi sebagai bentuk intervensi Galeri Pencegahan Pernikahan Dini dan Kesehatan Remaja, kegiatan ini dilaksanakan di aula kantor Desa Taraweang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Jum’at (27/7/2024).

Kegiatan pelatihan dan penyuluhan yang dilaksanakan oleh tim pelaksana PPK Ormaawa merupakan bentuk intervensi yang dimiliki dari galeri pencegahan pernikahan dini dan kesehatan remaja.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim pelaksana untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki oleh para kader, siswa dan siswi SMP N 2 Labakkang, guru-guru SMP N 2 Labakkang, serta para tamu undangan yang hadir.

Kegiatan ini menghadirkan pemateri bapak H. MUHAMMAD IMANUDDIN TAQWA KARIM, S.Kep.,Ns.M.H.Kes atau biasa di panggil pak karim. Beliau merupakaan KABID KB dan Ketahanan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Pangkajene dan Kepulauan. 


Kegiatan ini dihadiri oleh kepala desa Taraweang, Bapak Amiruddin SH, ketua PKK Desa taraweang Ibu Sahriah Magga, S.T.KG, guru-guru SMP N 2 Labakkang, Ibu Munarti, S.Pd, Ibu Hj  Fatmawati Asaf, S.Ag, dan Ibu Suriya Dewi, S.Pd.,M.Pd. Serta Pegawai Puskesmas, Kader galeri Pencegahan Pernikahan dini dan Kesehatan Remaja, serta 44 Siswa dan Siswi SMP N 2 Labakkang.

Kegiatan ini berjalan lancar dengan mengangkat topik Kesehatan pada alat reproduksi remaja. Dalam pemaparannya pak karim mengungkapkan bahwa “ada tiga faktor utama yang mempengaruhi gizi remaja, yang pertama itu faktor keturunan, Remaja yang mempunyai orang tua gemuk maka kemungkinan remaja tersebut juga bisa mengalami kegemukan, yang kedua faktor gaya hidup , seperti dengan Adanya makanan cepat saji, dapat memicu remaja untuk mengikuti gaya hidup tersebut seperti konsumsi fast food, sementara di negara maju sudah beralih ke back to nature. Konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan, memicu terjadinya obesitas, dan yang terakhir adalah Faktor lingkungan, Dimana Kebiasaan remaja yg sering ikut-ikutan seperti kebiasaan buruk minum yg beralkohol, merokok, begadang tiap malam sangat mempengaruhi gizi remaja.  Dampaknya gampang sakit.”

Ketiga hal ini merupakan kebiasaan yang banyak di lakukan oleh remaja zaman sekarang. Dimana remaja dalam masa awal pubertas yang masih mencari jati dirinya cenderung tidak memikirkan akibat dari apa yang dia lakukan dan hanya memikirkan hal yang membuatnya nyaman untuk saat itu.

Diharapkan dengan adanya pelatihan dan penyuluhan ini, remaja desa Taraweang dapat tumbuh lebih baik dan mampu menjaga kesehatan pribadinya sebagai generasi penerus.

Baca Juga
Posting Komentar