Mendapat Dukungan dari Pemerintah Kabupaten Pangkep dan UNM, Tim PPK Ormawa Sukses Jalani Visitasi
MI, Makassar -Tim pelaksana PPK Ormawa jalani visitasi dari perwakilan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi dan perwakilan Belmawa terkait pelaksanaan pengabdian yang telah dilaksanakan di desa Taraweang. Senin, 22 oktober 2024
Kadatangannya tim visitor ke desa Taraweang merupakan bentuk penilaian akhir dari beberapa rangkaian penilaian dari program PPK Ormawa.
Kegiatan visitasi ini sendiri dari 2 sesi. Sesi pertama yakni pada tanggal 21 Oktober 2024, sesi pertama ini dilaksanakan di menara phinisi yang bertujuan untuk menilai apa saja yang telah dihasilkan oleh tim pelaksana PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM.
Sesi kedua pelaksanaan visitasi, visitor melakukan kunjungan ke desa Taraweang sebagai lokasi pengabdian dan melihat bagaimana bentuk pengabdian dan bagaimana perubahan yang telah diberikan Tim Pelaksana PPK Ormawa BKMF Sinapsis FIKK UNM.
Dalam kegiatan visitasi yang di dilaksanakan ibu Dr. Ir. Ni Luh Gde Sumardani, S.Pt., M.Si. dan Bapak Abdul Gafur L sebagai Tim visitor, pemerintah daerah pangkajene dan kepulauan yakni Plt bupati Bapak H. Syahban Sammana, SH, beserta jajarannya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni bapak Dr. Arifin Manggau, S.Pd., M.Pd. dan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragan dan Kesehatan Ibu Prof. Hj. Hasmyati, M.Kes beserta jajarannya.
Dalam kunjungan yang dilaksanakan oleh bapak syahban ke desa Taraweang, beliau mengungkapkan bahwa “kehadiran adik-adik dari tim ppk ormawa semoga berdampak positif, dari beberapa program kerja yang telah dilaksanakan, kita dapat melihat beberapa perubahan yang ditimbulkan, Misalnya dalam masalah stunting yang telah turun dari 32 anak ke 27 anak-anak".
Semoga dengan kegiatan visitasi yang telah dilaksanakan oleh tim pelaksana PPK Ormawa ini, medapatkan hasil yang memuaskan dan program pengabdian yang dilaksanakan oleh tim pelaksana PPK ormawa dapat terus berlanjut, dan sukses dalam mengatasi masalah kesehatan di desa Taraweang, serta meningkatkan pengetahuan warga terkait kesehatan itu sendiri.



