Unggul Islami Enterpreneurship

Pemanfataan Vertical Garden sebagai Sistem Pertanian Terpadu, Tim PKM UMI Gelar Pemberdayaan Kelompok Tani di Maros


MI, Maros-Bertempat di Galeri Kelompok Tani Kampoeng Ce’de di Jl. DR. Ratulangi No.107, Allepolea, Kec. Lau, Kabupaten Maros, Propinsi Sulawesi Selatan, dilaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan judul Pemberdayaan Kelompok Tani Kampoeng Ce’de Melalui Edukasi Pemanfaatan Vertical Garden sebagai Sistem Pertanian Terpadu, pada Sabtu, 2 November 2024 yang terlaksana dengan sangat baik. 

Kegiatan Pengabdian tersebut di inisiasi oleh Tim PKM dari Universitas Muslim Indonesia (UMI), yang di nahkodai oleh Gusti Hardyanti Musda, ST, M.Sc (Dosen Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik UMI), serta di dampingi oleh Andi Azrarul Amri, SP, M.Si (Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian UMI) dan 2 Mahasiswa dari Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik UMI. 

Kegiatan tersebut merupakan program pengabdian yang didanai Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Universitas Muslim Indonesia Periode Tahun 2024. 

Melihat permasalahan, potensi dan peluang yang ada pada Kelompok Tani Kampoeng Ce’de, Tim PKM UMI berharap bisa memberikan manfaat yang signifikan yaitu meningkatkannya pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya tanaman dengan sistem vertical garden, mampu menerapkan sistem pertanian terpadu yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, meningkatkannya hasil panen dan pendapatan kelompok tani dan  bisa menjadi contoh bagi kelompok tani lain dalam mengembangkan sistem pertanian yang inovatif dan berkelanjutan. 

Berdasarkan keterangan Ketua Tim PKM UMI, Gusti Hardyanti Musda, ST, M.Sc menyatakan bahwa Kegiatan di mulai dari pembukaan yang terdiri dari sambutan-sambutan dari tim pengusul dan perwakilan atau Ketua/Pembina dari Kelompok Tani Kampoeng Ce’de. 

"Para peserta edukasi juga akan diberikan pretest dan post-test yang di isi sebelum dan sesudah kegiatan, untuk mengukur keberhasilan program. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi oleh tim PKM, yang di sampaikan secara efisien dan mudah dipahami. Setelah itu, dilanjutkan diskusi dan sesi tanya jawab antara kelompok tani dan tim PKM," ujar Gusti Hardyanti Musda, ST, M.Sc.

Ketua TiM PKM UMI juga menambahkan bahwa dengan menerapkan vertical garden, kelompok tani bisa menghindari ancaman krisis pangan yaitu dengan mewujudkan program ketahanan pangan nasional di tengah banyaknya isu konversi lahan terutama di daerah perkotaan. 

Hal ini bisa menjadi solusi dalam memanfaatkan sebaik-baiknya sumber daya alam dan manusia yang ada untuk meningkatkan produktivitas dengan keterbatasan yang ada. 

Kegiatan ini mendapat respon yang sangat positif terlihat dari banyaknya interaksi yang terjadi selama kegiatan, yang dihadiri oleh 10 Peserta dari anggota kelompok tani, Imran S.P., M.Si (Ketua/pembina Kelompok tani) dan 3 Dosen dari Universitas Muslim Maros (UMMA) yaitu Asriyani S.P., M.Si dan Mirnawati, S.Pt, M.Si (Dosen Fapertahut UMMA) , serta Dr. Ir. Nirawati, S.Hut, M.Hut, IPM (Wakil Dekan 1 Fapertahut Universitas Muslim Maros).

Ketua Kelompok Tani Kampoeng Ce’de, Imran SP, M.Si, menyampaikan harapannya agar kemitraan antara Kelompok Tani Kampoeng Ce’de dan UMI bisa terus berjalan, terutama keterkaitan dengan keberlanjutan dari Penerapan Teknologi  Vertical Garden sebagai Solusi Pertanian Terpadu karena dengan adanya kegiatan seperti ini Kelompok Tani Kampoeng Ce’de bisa terus berkembang baik dari faktor kualitas sumber daya manusia maupun hasil kegiatan pertanian yang dilakukan pada lingkungan pertanian tersebut.

Citizen report : Aswadi Hamid (Mahasiswa UMMA)

Baca Juga
Posting Komentar