Hadiri Sosialisasi, Wakil Bupati Barru Berkomitmen Mendukung Program Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma'rupanne
Mitraindonesia, Makassar-Bertempat di Hotel Harper Makassar, Bbksda Sulsel, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TN Babul) gelar Sosialisasi Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma'rupanne. Sosialisasi berlangsung sehari pada Rabu, 26 Februari 2025.
Kegiatan ini terselenggara atas dukungan Karst Protection Program. Mengawal dari tahapan pengusulan hingga penetapan cagar biosfer ini.
Sedikitnya 60 peserta hadiri undangan sosialisasi cagar biosfer yang baru ditetapkan Juni 2023 ini. Mereka berasal dari Pemerintah Kabupaten Maros, Pangkep, Bone, dan Barru. Tak hanya itu, kalangan akademisi, komunitas, dan NGO lokal turut hadir. Tampak juga Wakil Bupati Barru mengkhusus waktu menghadiri sosialisasi di tengah kesibukannya.
"Selamat datang di acara Sosialisasi Cagar Biosfer Bantimurung Bulusaraung Ma'rupanne," sapa MC memulai acara pagi itu.
Setelah membaca do'a dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, beberapa pejabat memberikan sambutannya. Fifin Nopiansyah, Kabag Tata Usaha BBKSDA Sulawesi Selatan menyambut tamu yang hadir. Memberikan sedikit gambaran tentang cagar biosfer.
"Cagar biosfer merupakan salah satu penghargaan suatu kawasan pada tingkat internasional. Pengakuan yang berasal dari UNESCO. Pengakuan atas keharmonisan tata kelola antara konservasi, pembangunan berkelanjutan dan riset," pungkas Fifin mewakili kepala balainya.
Selanjutnya MC menyilakan Wakil Bupati Barru memberi sambutan sekaligus membuka acara. Sebelumnya, ia mengenalkan diri, termasuk menyampaikan bahwa ia baru saya menjabat sebagai wakil bupati. Baru saja dilantik beberapa hari yang lalu.
"Saya bersyukur bisa bergabung bersama teman-teman di sini. Belajar hal baru tentang kinerja teman-teman di Kementerian Kehutanan. Apalagi cagar biosfer ini, baru dengar dan ternyata kami telah menjadi bagian wadah ini. Pada prinsipnya kami mendukung upaya pemerintah dalam rangka mensinergikan antara pembangunan dan kelestarian alam," terang Andi Bustan, Wakil Bupati Barru.
Bustan kemudian membuka sosialisasi cagar biosfer itu dengan mengucapkan basmalah sembari mengetuk mic sebagai pertanda dibukanya kegiatan secara resmi. Peserta pun menyambutnya dengan riuh tepuk tangan.
Selanjutnya terdapat dua sesi penyampaian materi. Sesi pertama, Kepala Balai TN Babul dan BRIN menyampaikan bahan sosialisasi. Pada akhir sesi tesebut moderator memimpin jalannya diskusi.
"Saya kira materi kita hari ini cukup padat. Mudah-mudahan teman-teman yang hadir di sini bisa memahami dan berkomitmen untuk terus mengawal gelar baru kawasan kita ini . Bersinergi menjaga alam dengan merangkul masyarakat sekitar agar kesejahteraannya meningkat," ungkap Heri Wibowo, Kepala Balai TN Babul, sekaligus Plt. Bbksda Sulsel.
Bagitu pun setelah istirahat, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sukabumi menyampaikan materi tentang kiat sukses Cagar Biosfer Cibodas. Mendendangkan proses, kendala, hingga keberhasilan mereka bersinergi dengan stakeholder dalam mengembangkan cagar biosfer mereka.
"Inti dari keberhasilan kami di Sukabumi adalah adanya komitmen dan kerendahan hati para pemangku kepentingan untuk rela duduk bersama dalam mencari solusi. Solusi bagi setiap kendala yang kami hadapi dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, merangkul warga sekitar, dan turut melestarikan hutan di zona inti. Zona inti di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Taman Nasional Halimun Salak," ujar Prasetyo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sukabumi.
Citizen report: Taufiq Ismail - Staf Balai TN. Bantimurung Bulusaraung



