PCM Ujung Gelar Pengajian Bersama, Bahas Fikih Berlalu Lintas sebagai Solusi Problematika Umat
MITRAINDONESIA, Parepare — Dalam semangat memperkuat peran dakwah dan keumatan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Ujung menggelar Pengajian Bersama yang menggandeng Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kota Parepare dan Ikatan Keluarga Alumni Ikatan IPM/IRM Ceria. Acara ini diselenggarakan pada Rabu, 21 Mei 2025 bertempat di kediaman Ketua PCM Ujung, Dr. H. M. Nasir S, M.Pd., yang juga dikenal sebagai tokoh pendidikan dan keagamaan di Parepare.
Pengajian yang mengambil tema sentral “Menguatkan Peran Muhammadiyah dalam Menjawab Problematika Umat” ini menghadirkan narasumber utama, Dr. Ramli Ahmad, M.Ag., seorang pakar ilmu keislaman dan akademisi. Dalam ceramahnya yang berlangsung selama hampir satu jam, beliau secara mendalam membahas tentang "Fikih Berlalu Lintas" sebagai bagian dari ijtihad kontemporer yang penting bagi umat Islam di era modern. Beliau menambahkan bahwa Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modern harus mampu menjawab tantangan zaman dengan menghadirkan solusi keagamaan yang relevan dan membumi. Fikih berlalu lintas, menurutnya, bukan hanya wacana hukum, melainkan bagian dari dakwah praktis yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terlebih di kota-kota yang padat seperti Parepare.
Kegiatan ini juga menjadi momentum konsolidasi antar elemen persyarikatan. Hadir dalam pengajian tersebut unsur Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Parepare, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Parepare, pengurus PCM Ujung, Majelis Tabligh PDA, serta pengurus IKA IPM/IRM Ceria. Selain itu, organisasi otonom Muhammadiyah lainnya turut memeriahkan kegiatan ini seperti Nasyiatul Aisyiyah (NA), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan IPM.
Dalam sambutannya, Ketua PCM Ujung, Dr. H. M. Nasir S, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari sinergi dan kolaborasi antar elemen Muhammadiyah untuk membangun gerakan dakwah yang tidak hanya berada di mimbar masjid, tetapi juga menyentuh persoalan masyarakat.
Acara ini mendapat respon positif dari para peserta pengajian. Salah satu peserta dari unsur PDM, Ibrahim Fattah, menyebut bahwa topik fikih berlalu lintas sangat relevan bagi generasi muda. " generasi milenial dan gen Z lebih sering berada di jalan, baik dengan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Dengan pemahaman fikih ini, kami jadi lebih sadar bahwa tertib berlalu lintas juga bagian dari ibadah," ungkapnya.
Diakhir acara, disepakati tempat dan Tuan rumah pada pengajian berikutnya baik untuk pengajian Rutin PCM Ujung, Majelis Tabliqh PDA maupun IKA IPM/IRM Ceria.



