Pelatihan dan Pendampingan Griya SIPAKABERU, Cegah Stunting Sejak 1000 HPK
Mitraindonesia, Takalar– Griya SIPAKABERU mengadakan kegiatan pelatihan dan pendampingan bertema "Pencegahan Stunting Sejak 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK)" yang diselenggarakan pada Selasa, 26 Agustus 2025, pukul 10.00 WITA, di Desa Kampung Beru, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bapak Ahmad Affandi Ali, Penyuluh BKKBN Kecamatan Galesong. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas antusiasme para ibu hamil dan kader yang hadir. "Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para ibu hamil agar mengetahui asupan zat gizi yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan janin dan mencegah stunting. Pemenuhan gizi yang baik sejak 1000 HPK adalah langkah krusial dalam menciptakan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan,” ujarnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain, Ketua TP PKK Desa Kampung Beru, Bidan Desa Kampung Beru, Bidan Koordinator Puskesmas Galesong, Perwakilan BKKBN Kecamatan Galesong, Para kader kesehatan serta peserta utama, yaitu ibu-ibu hamil dan kader Griya SIPAKABERU.
Materi dan Pendampingan
Materi pelatihan mencakup pemahaman mengenai pemenuhan gizi seimbang selama masa kehamilan hingga dua tahun pertama kehidupan anak. Para penyuluh menjelaskan secara rinci jenis-jenis zat gizi penting seperti protein, zat besi, asam folat, dan vitamin lainnya, serta sumber pangan lokal yang mudah diakses dan kaya nutrisi.
Selain pemaparan teori, kegiatan ini dirancang interaktif. Peserta didampingi secara langsung oleh tim pelaksana selama sesi berlangsung. Leaflet edukatif juga dibagikan sebagai panduan praktis pencegahan stunting. Diskusi berjalan aktif, dengan banyak peserta yang mengajukan pertanyaan dan berbagi pengalaman seputar kehamilan dan gizi anak.
Kehadiran para kader kesehatan semakin memperkuat jaringan edukasi dan pendampingan masyarakat. Peran mereka sangat strategis dalam menyebarkan informasi dan mendampingi ibu hamil di lingkungannya masing-masing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para ibu hamil dan kader kesehatan dapat semakin memahami pentingnya gizi yang tepat sejak awal kehamilan, menerapkan praktik pencegahan stunting, serta berkontribusi dalam mendukung program pemerintah dalam menciptakan generasi sehat dan berkualitas.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat dalam mengatasi tantangan stunting yang masih menjadi isu kesehatan utama di berbagai wilayah Indonesia.
Citizen report: Ria Ramadhani