Unggul Islami Enterpreneurship

Tim PBW UMMA Studi Tiru Budidaya Aren Hulu ke Hilir di BRMP Palma Manado


Mitraindonesia, Manado--Dalam upaya memperkuat wawasan dan praktik budidaya tanaman aren secara berkelanjutan, Tim Pemberdayaan Berbasis Wilayah (PBW) 2025 Universitas Muslim Maros (UMMA) yang diketuai oleh Dr. Hadija, S.P., M.P., melakukan studi tiru di Balai Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Palma Manado pada Selasa, 29 Juli 2025 lalu.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendorong pengelolaan tanaman aren dari hulu ke hilir, mulai dari tahap budidaya hingga pengolahan produk turunan bernilai ekonomi tinggi.

Studi tiru ini tidak hanya menyajikan teori, tetapi juga membuka wawasan praktis kepada peserta tentang bagaimana mengelola tanaman aren secara profesional. Mulai dari teknik penanaman, perawatan tanaman, hingga proses produksi gula aren dan produk turunannya dibahas secara menyeluruh.

Kepala BRMP Palma Manado, Dr. Steivie Karouw, STP, menyambut baik kedatangan tim UMMA dan menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan usaha berbasis aren. 

“Program seperti ini sangat relevan untuk meningkatkan produktivitas petani, sekaligus mendorong pemanfaatan budidaya aren berkelanjutan secara optimal. Kunci keberhasilannya adalah sinergi antara petani, pelaku industri, dan pemerintah,” jelasnya kepada media ini, Rabu 6 Agustus 2025.

Sementara itu, Dr. Hadija, S.P., M.P. menuturkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana transfer pengetahuan tentang teknologi tepat guna yang dapat diaplikasikan di masyarakat. 


“Budidaya aren berpotensi besar jika dikelola dengan sistematis. Kami ingin menciptakan model pertanian berkelanjutan yang tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga ramah lingkungan,” ujarnya.

Studi tiru ini juga memperkenalkan teknologi pertanian modern, termasuk penggunaan pupuk organik dan teknik konservasi tanah. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kesuburan lahan dalam jangka panjang.

Dengan adanya kolaborasi ini, Tim PBW UMMA berharap dapat mereplikasi sistem agroekosistem berkelanjutan di wilayah lain yang memiliki karakteristik lahan dan potensi serupa. 

Budidaya aren bukan hanya sebagai solusi ekonomi alternatif, tetapi juga sebagai langkah nyata dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian masyarakat desa berbasis potensi lokal.

Citizen report : Aswadi Hamid

Baca Juga
Posting Komentar