Unggul Islami Enterpreneurship

Tim PkM UMI Gelar Pelatihan Pemanfaatan Limbah Bulu Ayam di Masjid Indonesia Nagoya- Jepang




Mitraindonesia, Jepang-Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia (UMI), yang terdiri dari Gusti Hardyanti Musda, ST., M.Sc dari prodi Arsitektur dan Andi Azrarul Amri, SP., M.Si dari prodi Agribisnis, melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pemanfaatan limbah bulu ayam sebagai material insulasi termal ramah lingkungan. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 24 Oktober 2025, pukul 20.00 waktu Jepang, bertempat di Masjid Indonesia Nagoya.

Masjid Indonesia Nagoya merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan dan sosial komunitas Muslim Indonesia yang berada di kawasan Chubu, Jepang. Kondisi iklim Jepang yang memiliki musim dingin cukup ekstrem menyebabkan kebutuhan energi untuk pemanas ruangan menjadi sangat tinggi, sehingga pihak masjid memerlukan solusi yang lebih hemat biaya dan berkelanjutan.

Tim PkM UMI melihat adanya peluang penerapan teknologi insulasi dengan memanfaatkan limbah bulu ayam, yang secara ilmiah memiliki sifat isolator karena struktur alami seratnya. Pendekatan ini sejalan dengan kajian arsitektur berkelanjutan dan mendukung pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dalam aspek pengabdian kepada masyarakat. Adapun rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi konsep dan proses pembuatan insulasi termal dari limbah bulu ayam.

Selama pelaksanaan kegiatan PkM ini, pengurus masjid dan peserta berdiskusi mengenai penerapan jangka panjang serta kemungkinan mengembangkan panel insulasi sebagai program berkelanjutan. Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan mitra Masjid Indonesia Nagoya memperoleh beragam manfaat, di antaranya peningkatan pengetahuan dan keterampilan terkait teknologi insulasi berbahan limbah, serta memahami konsep solusi ramah lingkungan yang dapat membantu mengurangi penggunaan energi pada musim dingin dengan memanfaatkan limbah bulu ayam sebaga insulasi bulu ayam yang murah dan ramah lingkungan.

“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Materi dan praktik yang diberikan sangat relevan dengan kondisi masjid dan cuaca di Jepang. Teknologi sederhana ini sangat bermanfaat untuk penghematan energi,” ungkap Ketua Pengurus Masjid Indonesia Nagoya.


Sementara itu, tim PkM UMI menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan antara UMI dan komunitas Indonesia di Jepang dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan.

Pelaksanaan PkM di Masjid Indonesia Nagoya menunjukkan komitmen Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UMI dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung pada Masyarakat pada skala Internasional. Dengan hadirnya teknologi insulasi berbahan limbah bulu ayam, diharapkan masjid dapat lebih efisien dalam penggunaan energi sekaligus menjadi contoh penerapan arsitektur berkelanjutan di komunitas diaspora Indonesia.


Citizen report : Asham - INAGRO

Baca Juga
Posting Komentar