ToT UKM MAPHAN UNM: Membentuk Penyuluh yang Kompeten, Humanis, dan Adaptif
Mitraindonesia, Makassar--Unit Kegiatan Mahasiswa Mahasiswa Peduli HIV/AIDS dan Napza (UKM MAPHAN) Universitas Negeri Makassar (UNM) sukses menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) pada 26–28 September 2025 di Pondok Samudra, Tanjung Bayang, Makassar.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pelatihan lanjutan yang diberikan oleh pengurus kepada anggota baru setelah mereka menyelesaikan Pelatihan Awal (PEN-4).
ToT ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan dasar kepelatihan, memperluas wawasan, serta membentuk karakter kader yang siap menjadi penyuluh dan edukator dalam isu-isu terkait HIV/AIDS dan NAPZA.
Mengusung tema “Membentuk Penyuluh yang Kompeten, Humanis, dan Adaptif,” kegiatan ini menghadirkan sejumlah materi penting selama tiga hari penuh.
Peserta dibekali dengan pemahaman mengenai teknik komunikasi massa, cara melakukan observasi audiens, perencanaan materi penyuluhan, serta teknik penyuluhan yang efektif dan adaptif.
Seluruh rangkaian kegiatan dirancang agar para peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mempraktikkannya langsung dalam simulasi lapangan.
Ketua panitia, Syarbina, dalam laporannya menyampaikan rasa terima kasih kepada berbagai pihak yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini, mulai dari panitia pengarah, panitia pelaksana, peserta, hingga media partner yang terlibat aktif. Ia juga melaporkan bahwa sebanyak 27 peserta mengikuti kegiatan ToT ini dari awal hingga akhir.
“Alhamdulillah kegiatan ini dapat berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan. Walaupun sempat mengalami beberapa kendala teknis, semuanya bisa diatasi dengan baik berkat kekompakan panitia,” ungkapnya.
Ketua Umum UKM MAPHAN UNM, Wahyudi Rahasni, turut memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dalam sambutan penutupnya.
Ia menyampaikan, selamat kepada teman-teman yang telah mengikuti dan menyelesaikan kegiatan ini. Semoga apa yang telah dilakukan selama tiga hari ini dapat bermanfaat bagi diri pribadi maupun untuk kemajuan UKM MAPHAN UNM ke depannya.
"Salah satu tujuan utama dari ToT ini adalah sebagai pelatihan dan syarat bagi teman-teman untuk dapat melakukan penyuluhan kepada masyarakat dan juga mahasiswa. Semoga setelah kegiatan ini, semangat kepedulian sosial terhadap isu HIV/AIDS dan NAPZA semakin besar, dan teman-teman mampu menyebarluaskan informasi secara efektif mengenai pencegahan HIV/AIDS serta penyalahgunaan NAPZA," kata Wahyudi.
Sementara itu, Muhammad Kahfi Sofyan, S.Pd., selaku Dewan Pembina UKM MAPHAN UNM Periode 2024–2025, juga turut hadir dan menyampaikan harapannya kepada para peserta dan pengurus.
“Besar harapan saya kepada pengurus untuk membackup para peserta yang nantinya akan lolos di kegiatan ini agar bisa mewadahi dan memberikan mereka ranah untuk bagaimana mereka dapat menyosialisasikan nilai-nilai yang mereka dapatkan pada kegiatan ini. Dan juga, untuk peserta, besar harapan saya semoga ini bukan menjadi akhir, tapi merupakan awal dari perjuangan kita,” tuturnya.
Kegiatan Training of Trainer UKM MAPHAN UNM resmi ditutup pada Minggu, 28 September 2025. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan teknis, tetapi juga menjadi ruang penguatan nilai-nilai kepedulian sosial, solidaritas, dan semangat pengabdian.
Diharapkan, para peserta dapat meneruskan ilmu dan semangat yang diperoleh untuk menyebarluaskan informasi yang benar dan edukatif mengenai HIV/AIDS dan NAPZA, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat umum.
Citizen report: Nabila Aulia Putri




