Inovasi Mahasiswa KKN Unhas Dorong Warga Sidenreng Kelola Sampah Dapur Lewat Pipa Biopori
Mitraindonesia, Sidrap-Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 115 melaksanakan kegiatan sosialisasi pemanfaatan pipa biopori sebagai solusi pengelolaan sampah dapur di Kelurahan Sidenreng, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu, 19 Januari 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah organik rumah tangga yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) yang dirancang untuk memberikan solusi praktis atas permasalahan sampah dapur yang kerap dihadapi warga.
Sasaran kegiatan meliputi ibu rumah tangga dan masyarakat Kelurahan Sidenreng yang berperan langsung dalam pengelolaan sampah rumah tangga sehari-hari.
Selama ini, sampah dapur seperti sisa makanan dan limbah organik rumah tangga umumnya dibuang begitu saja, sehingga menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi mencemari lingkungan.
Melalui pemanfaatan pipa biopori, mahasiswa KKN memperkenalkan metode pengelolaan sampah organik yang mudah diterapkan, berbiaya murah, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan.
Pipa biopori berfungsi sebagai lubang resapan yang diisi sampah organik dapur. Selain membantu mengurangi volume sampah rumah tangga, biopori juga meningkatkan daya serap tanah serta menghasilkan kompos alami yang bermanfaat bagi tanaman. Inovasi ini dinilai efektif sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis rumah tangga yang sederhana namun berdampak nyata.
Pemateri kegiatan, A. Alif Perdana Rustam, mahasiswa Program Studi Kehutanan, menjelaskan bahwa pemanfaatan pipa biopori tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mendukung pelestarian tanah dan pengurangan timbulan sampah organik.
“Pengelolaan sampah dapur melalui pipa biopori adalah langkah sederhana yang bisa dilakukan setiap rumah. Selain mengurangi sampah, biopori juga membantu menyuburkan tanah dan menjaga lingkungan tetap bersih,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan melalui pemaparan materi yang disertai demonstrasi langsung cara pembuatan dan penggunaan pipa biopori. Peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif berdiskusi mengenai penerapan biopori di pekarangan rumah masing-masing.
Pihak Kelurahan Sidenreng mengapresiasi kegiatan yang dilakukan mahasiswa KKN Unhas. Program ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah kelurahan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin menunjukkan peran aktif dalam menghadirkan solusi lingkungan yang sederhana, aplikatif, dan berkelanjutan bagi masyarakat.




