Unggul Islami Enterpreneurship

Explore Kawasan Pattunuang, Siswa SMK Kehutanan Perkuat Kompetensi Lewat SMART Patrol



Mitraindonesia, Maros-Siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) SMK Kehutanan Negeri Makassar berkesempatan merasakan pengalaman langsung menjadi bagian dari kegiatan SMART Patrol bersama petugas Resor Pattunuang, Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari, 14–16 Juli 2026, di kawasan Resor Pattunuang, Desa Samangki, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.

Siswa PKL tersebut terdiri dari Muh. Rabiul Hidayat, Andi Naufal Akbar, A. Zuhdi Ahmad Anif, dan Muh. Ghazali Aksa. Selama patroli, mereka belajar berbagai teknik pengelolaan kawasan konservasi sekaligus terlibat langsung dalam kegiatan pemantauan lapangan.

Tim SMART Patrol dipimpin oleh Sulkarnain, S.Hut., didampingi Asriadi Candra, S.Hut., Boy Ronnald, S.P., Fadli Nurdin, dan Romilia Darwis, S.Hut. Keterlibatan siswa PKL menjadi bagian dari pembelajaran lapangan untuk memperkenalkan praktik konservasi yang dilakukan di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Pada hari pertama, tim melakukan inventarisasi flora dan fauna serta mendata sejumlah fitur alami, termasuk mata air yang menjadi salah satu komponen penting dalam ekosistem kawasan.

Memasuki hari kedua, berdasarkan koordinasi yang telah dilakukan sebelumnya, tim SMART Patrol turut mendampingi sembilan mahasiswa PKL Program Studi Kehutanan Universitas Hasanuddin yang melaksanakan cross check pal batas kawasan. Selain mendukung kegiatan mahasiswa, tim juga melakukan pendataan kondisi pal batas serta inventarisasi jenis-jenis flora yang tumbuh di sekitarnya.

Kegiatan berlanjut pada hari ketiga dengan pendataan pal batas, identifikasi flora dominan, serta pencatatan berbagai fitur alami lainnya. Sementara itu, mahasiswa Universitas Hasanuddin tetap melaksanakan pengambilan data sesuai kebutuhan program PKL mereka.

Ketua rombongan PKL SMK Kehutanan Negeri Makassar, Muh. Rabiul Hidayat, mengaku kegiatan tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga karena memberikan kesempatan belajar langsung di lapangan.

"Kami merasa senang bisa terlibat langsung bersama petugas Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung. Selama patroli kami belajar bekerja dalam tim, memahami teknik pengambilan data di lapangan, dan melihat secara langsung pentingnya menjaga kawasan konservasi," ujar Rabiul.

Melalui kegiatan SMART Patrol ini, para siswa tidak hanya memperoleh pengalaman teknis mengenai patroli kawasan konservasi, inventarisasi flora dan fauna, pendataan pal batas, serta pencatatan fitur alami, tetapi juga menumbuhkan pemahaman tentang pentingnya kolaborasi dalam menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung.

Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mereka sebagai calon tenaga teknis kehutanan yang siap berkontribusi dalam upaya pelestarian sumber daya alam Indonesia.


Citizen report : Aswadi Hamid, S.P.

Baca Juga
Posting Komentar