Dekan FIKK UNM Dampingi BKMF Sinapsis dalam Verifikasi Calon Peserta Abdidaya 2026
Mitraindonesia, Makassar— Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM), Dr. Andi Attsam Mappanyukki, M.Kes., turut mendampingi BKMF Sinapsis FIKK UNM dalam Verifikasi Calon Peserta Abdidaya Ormawa 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom, Kamis, 24 September 2026.
Pendampingan tersebut menjadi bentuk dukungan pimpinan FIKK UNM terhadap BKMF Sinapsis yang telah melaksanakan program pengabdian selama kurang lebih empat bulan di Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.
Dalam proses verifikasi, tim juri melakukan pendalaman melalui sesi tanya jawab dan wawancara kepada berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pengabdian. Proses tersebut melibatkan unsur perguruan tinggi, dosen pendamping, organisasi mahasiswa, tim pelaksana, mitra eksternal, perwakilan Desa Beroanging, serta kelompok sasaran.
Tim juri menggali berbagai informasi mengenai perjalanan pengabdian selama empat bulan, mulai dari proses pelaksanaan program, keterlibatan masyarakat, peran masing-masing pihak, inovasi yang dikembangkan, manfaat program, hingga keberlanjutan kegiatan.
Selain tim pelaksana, kelompok sasaran turut diwawancarai oleh tim juri terkait kuesioner pemilihan kategori Abdidaya 2026. Wawancara tersebut menjadi bagian dari proses verifikasi untuk memperoleh gambaran langsung mengenai pengalaman, keterlibatan, dan manfaat yang dirasakan masyarakat selama pelaksanaan program.
Selama empat bulan pelaksanaan PPK Ormawa, BKMF Sinapsis FIKK UNM bersama masyarakat Desa Beroanging mengembangkan Baruga Sipakatau sebagai wadah pemberdayaan masyarakat yang mencakup bidang kesehatan ibu dan anak, remaja, lansia, lingkungan, serta pangan lokal. Program tersebut juga diperkuat melalui SIPAKATAU (Sistem Kesehatan Terpadu) sebagai inovasi digital untuk mendukung pencatatan, pemantauan, penyampaian informasi, dan pengelolaan data masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Andi Attsam Mappanyukki, M.Kes. menyampaikan apresiasinya terhadap proses yang telah dilalui oleh BKMF Sinapsis selama menjalankan pengabdian.
“Pihak fakultas tentu memberikan support yang luar biasa kepada mahasiswa. Kami melihat bagaimana proses yang dilakukan oleh BKMF Sinapsis selama kurang lebih empat bulan ini. Kami terus mendukung dan mendampingi agar apa yang telah dilakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi pengalaman yang baik bagi mahasiswa,” ujar Dr. Andi Attsam Mappanyukki, M.Kes.
Kehadiran Dekan FIKK UNM dalam proses verifikasi menjadi bentuk dukungan langsung fakultas terhadap mahasiswa yang menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Pendampingan tersebut juga menunjukkan komitmen fakultas dalam memberikan dukungan kepada organisasi mahasiswa dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Verifikasi Calon Peserta Abdidaya 2026 menjadi bagian dari perjalanan BKMF Sinapsis setelah melewati empat bulan proses pengabdian bersama masyarakat Desa Beroanging. Tahapan ini sekaligus menjadi ruang bagi berbagai pihak untuk menyampaikan pengalaman, capaian, serta keberlanjutan program yang telah dibangun bersama.
Dengan dukungan pimpinan fakultas, dosen pendamping, mitra eksternal, pemerintah desa, dan masyarakat, BKMF Sinapsis FIKK UNM terus membawa semangat kolaborasi dalam menjalankan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat.



