Unggul Islami Enterpreneurship

Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS UNM Unjuk Kemajuan Program Baruga SIPAKATAU di Desa Beroanging



Mitraindonesia, Makassar— Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) BKMF SINAPSIS Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) mengikuti kegiatan Penilaian Kemajuan Pelaksanaan (PKP) Internal PPK Ormawa yang dilaksanakan di Menara Pinisi UNM, Makassar, Rabu 2.September 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan evaluasi internal Universitas Negeri Makassar untuk menilai perkembangan pelaksanaan program PPK Ormawa yang telah dilaksanakan oleh tim bersama masyarakat di Desa Beroanging, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto.

Dalam kegiatan tersebut, Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS FIKK UNM memaparkan berbagai perkembangan pelaksanaan program dengan mengusung tema“Peningkatan Kesehatan Masyarakat melalui Baruga Sipakatau Berbasis Local Digital Health Center Beroanging dalam Mendukung SDGs Desa.”

Pemaparan dilakukan dengan menyampaikan proses pelaksanaan program, capaian kegiatan, inovasi yang telah dikembangkan, keterlibatan masyarakat, hingga keberlanjutan program di Desa Beroanging.

Program Baruga SIPAKATAU dikembangkan sebagai inovasi pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kesehatan melalui lima bidang utama, yaitu kesehatan ibu dan anak, kesehatan remaja, kesehatan lansia, kesehatan lingkungan dan sanitasi, serta pangan lokal bergizi.

Selain program berbasis masyarakat, tim juga memaparkan pengembangan SIPAKATAU (Sistem Kesehatan Terpadu) sebagai pendekatan digital yang mendukung pencatatan, pemantauan, dan pengelolaan informasi kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Dalam pemaparannya, tim menunjukkan bahwa pelaksanaan program tidak hanya berorientasi pada penyelesaian kegiatan, tetapi juga pada keterlibatan aktif masyarakat dan kader sebagai bagian dari upaya menciptakan keberlanjutan program. Berbagai kegiatan edukasi, pendampingan, pelatihan kader, serta implementasi inovasi telah dilakukan secara bertahap bersama masyarakat Desa Beroanging.

PKP internal ini juga menjadi ruang bagi tim untuk menyampaikan berbagai capaian dan proses yang telah dilakukan selama masa pelaksanaan program sekaligus menerima evaluasi, masukan, dan arahan dari pihak internal UNM. Evaluasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan dalam penyempurnaan program dan pelaporan sebelum memasuki tahapan selanjutnya.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS FIKK UNM untuk merefleksikan perjalanan program yang telah dilaksanakan di Desa Beroanging. Berbagai capaian yang dipaparkan menjadi gambaran atas proses kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, kader kesehatan, pemerintah desa, serta berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan program.

Melalui PKP internal ini, Tim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS FIKK UNM berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan terhadap program yang telah dijalankan. Harapannya, keberadaan Baruga SIPAKATAU dan berbagai inovasi yang telah dihadirkan tidak hanya menjadi capaian selama program berlangsung, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Beroanging.

Baca Juga
Posting Komentar