Unggul Islami Enterpreneurship

HIMASYLVA PC UMMA dan Ale’ Celebes Siapkan Peringatan Hari Primata Internasional 2026, Dorong Generasi Muda Peduli Satwa Liar


Mitraindonesia, Maros-Semangat pelestarian satwa liar kembali digaungkan oleh generasi muda melalui kolaborasi Himpunan Mahasiswa Sylva Pengurus Cabang Universitas Muslim Maros (HIMASYLVA PC UMMA) bersama Komunitas Ale’ Celebes.

Kedua organisasi tersebut menggelar rapat perdana persiapan kegiatan memperingati Hari Primata Internasional Tahun 2026 yang berlangsung di Balla Romang, Sudiang pada Rabu, 8 Juli 2026.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam menyusun rangkaian kegiatan konservasi yang akan melibatkan berbagai elemen generasi muda, mulai dari mahasiswa, pelajar, hingga komunitas pencinta alam.

Hadir dalam rapat tersebut Ketua Umum HIMASYLVA PC UMMA Didiet Ardiansyah M bersama jajaran pengurus, serta Ketua Komunitas Ale’ Celebes Ismail Abdullah bersama anggota komunitas.

Dalam rapat tersebut, peserta sepakat menunjuk Sarman Ramadhan sebagai Ketua Panitia pelaksana kegiatan Hari Primata Internasional 2026. Kegiatan direncanakan berlangsung pada 31 Agustus hingga 1 September 2026 dengan mengusung konsep edukasi, konservasi, dan kebersamaan.

Sejumlah agenda menarik telah disiapkan, di antaranya Dialog Konservasi Primata, Kampanye Edukasi Perlindungan Satwa Monyet Dare dan Tarsius Makassar, Penanaman Pohon, Kemah Konservasi, serta Games Kekerabatan yang bertujuan mempererat hubungan antarorganisasi pecinta lingkungan.

Kegiatan ini nantinya akan melibatkan lima Himpunan Mahasiswa Sylva dari berbagai kampus, pelajar tingkat SMA/SMK, serta komunitas pemuda pencinta alam.

Kehadiran berbagai kelompok tersebut diharapkan mampu memperluas pesan konservasi dan membangun kepedulian bersama terhadap keberlangsungan satwa primata di Sulawesi.

Ketua Umum HIMASYLVA PC UMMA, Didiet Ardiansyah M menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa kehutanan terhadap keberadaan satwa liar yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem.

“Peringatan Hari Primata Internasional bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih peduli terhadap perlindungan satwa primata seperti monyet dare dan tarsius Makassar yang merupakan kekayaan biodiversitas Sulawesi,” ungkap Didiet.

Sementara itu, Ketua Panitia Sarman Ramadan mengatakan bahwa seluruh rangkaian kegiatan akan dikemas secara edukatif dan menarik agar peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman langsung dalam kegiatan konservasi.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang mampu menggabungkan edukasi, aksi nyata, dan kebersamaan. Harapannya peserta dapat menjadi agen perubahan yang ikut menyuarakan pentingnya menjaga primata dan habitatnya,” jelas Sarman.

Ketua Komunitas Ale’ Celebes, Ismail Abdullah menambahkan bahwa kolaborasi antar komunitas menjadi kunci dalam membangun gerakan konservasi yang lebih kuat.

“Konservasi tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara mahasiswa, komunitas, akademisi, dan masyarakat agar upaya perlindungan satwa dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Ismail.

Pendamping kegiatan, Aswadi Hamid, S.P., juga mengapresiasi inisiatif HIMASYLVA PC UMMA dan Ale’ Celebes dalam menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga masa depan keanekaragaman hayati.

“Primata merupakan bagian penting dari ekosistem hutan. Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa dan pemuda tidak hanya belajar tentang konservasi, tetapi juga mengambil peran nyata dalam menjaga satwa liar dan lingkungan,” kata Aswadi.

Melalui peringatan Hari Primata Internasional 2026, HIMASYLVA PC UMMA dan Ale’ Celebes berharap semakin banyak masyarakat yang mengenal, mencintai, dan ikut menjaga keberadaan primata Sulawesi sebagai warisan alam yang harus dilestarikan bersama.


Citizen report : Asham INAGRO22

Baca Juga
Posting Komentar