Unggul Islami Enterpreneurship

Kemdikti Saintek Gelar Workshop Bina Talenta di UNIMEN, Muslimin Bando Ajak Mahasiswa Manfaatkan AI Sambut Indonesia Emas 2045

 


Enrekang, mitraindonesia.id – Anggota Komisi X DPR RI Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd. mengajak mahasiswa memanfaatkan perkembangan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI) sebagai sarana mempercepat pengembangan kapasitas diri. Menurut dia, penguasaan teknologi menjadi salah satu bekal penting bagi generasi muda untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.

Pesan itu disampaikan Muslimin Bando saat menjadi pembicara utama dalam Workshop Bina Talenta yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdikti Saintek) di Universitas Muhammadiyah Enrekang (UNIMEN), Selasa (14/7/2026).

Workshop yang mengusung tema "Memberdayakan Pemimpin Masa Depan Melalui Nilai-nilai, Inovasi, dan Kecerdasan Buatan" tersebut merupakan kolaborasi antara Kemdikti Saintek, Komisi X DPR RI, dan UNIMEN. Kegiatan diikuti ratusan peserta yang terdiri atas pimpinan universitas, dosen, dan mahasiswa.

Dalam paparannya, Muslimin Bando menilai mahasiswa merupakan kelompok yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia pada masa mendatang. Karena itu, ia meminta generasi muda mempersiapkan diri sejak dini melalui pengembangan kompetensi, karakter, dan penguasaan teknologi.

"Kita akan menyambut Indonesia Emas 2045. Karena itu, siapkan diri mulai sekarang. Mahasiswa adalah calon pemimpin yang akan menentukan arah pembangunan bangsa pada masa depan," katanya.

Mantan Bupati Enrekang itu mengatakan potensi dan energi yang dimiliki generasi muda perlu diarahkan untuk meningkatkan kualitas diri. Salah satu caranya adalah memanfaatkan kemajuan teknologi digital yang kini semakin mudah diakses.

Menurut dia, kehadiran AI telah membuka peluang baru dalam proses belajar dan pengembangan kompetensi. Teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempercepat akses terhadap pengetahuan dan meningkatkan kemampuan secara mandiri.

"Teknologi berkembang sangat cepat, termasuk kehadiran artificial intelligence. Manfaatkan AI untuk melakukan akselerasi belajar. Hari ini kita bisa memperoleh pengetahuan secara mandiri melalui berbagai fasilitas yang disediakan teknologi," ujarnya.

Rektor UNIMEN, Dr. Drs. H. Syawal Sitonda, M.Ag. menilai kegiatan pembinaan talenta seperti itu penting untuk terus dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi.

Menurut dia, setiap mahasiswa memiliki minat, bakat, dan potensi yang berbeda sehingga memerlukan ruang untuk mengembangkannya.

"Mahasiswa memiliki talenta yang beragam. Workshop seperti ini menjadi wadah untuk membantu mereka mengenali, membina, dan mengembangkan potensi yang dimiliki sehingga siap menghadapi tantangan masa depan," kata Syawal.

Selain Muslimin Bando, workshop juga menghadirkan akademisi UNIMEN, Ismail dan Muh. Idham Haliq, sebagai narasumber. Keduanya membahas pengembangan talenta, inovasi, serta penguatan kapasitas mahasiswa dalam menghadapi perubahan dunia kerja yang dipengaruhi transformasi digital.

Workshop Bina Talenta merupakan salah satu program Kemdikti Saintek bersama Komisi X DPR RI untuk memperkuat pembinaan talenta generasi muda di perguruan tinggi.

Melalui program tersebut, pemerintah mendorong lahirnya sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, berdaya saing, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. (*)
Baca Juga
Posting Komentar