Unggul Islami Enterpreneurship

Belajar dan Berbaur Bersama Warga, KKN-T 116 Ikuti Yasinan Rutin di Masjid Al Manar





MITRAINDONESIA.ID, SIDRAP-Kegiatan yasinan rutin yang dilaksanakan setiap malam Jumat di Masjid Al Manar, Desa Bulucenrana, Kecamatan Pituriawa, terus menjadi wadah untuk memperkuat nilai keagamaan dan mempererat hubungan silaturahmi di tengah masyarakat. Kegiatan yasinan rutin ini merupakan bagian dari program keagamaan yang digagas oleh Bapak Bupati Sidrap sebagai upaya untuk memperkuat nilai-nilai religius, meningkatkan kebersamaan, serta mendorong masyarakat agar senantiasa memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan keagamaan. 


Kegiatan tersebut dihadiri oleh masyarakat setempat, adik-adik dari TPQ Babul Ilmi Al Manar, serta mahasiswa KKN-T 116 Desa Bulucenrana. Kehadiran berbagai unsur masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan adanya semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kegiatan keagamaan yang terus dijaga di lingkungan desa. Pelaksanaan yasinan berlangsung dengan suasana yang khidmat dan penuh kekeluargaan. 



Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah lalu di lanjut Surah Yasin secara bersama-sama yang diikuti oleh seluruh jamaah. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an menggema di dalam Masjid Al Manar dan menciptakan suasana yang tenang serta penuh penghayatan. Setelah pembacaan Surah Yasin, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama. Dalam doa tersebut, jamaah memohon kesehatan, keselamatan, keberkahan, serta kemudahan dalam menjalani kehidupan. 


Kegiatan yasinan rutin tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu dan mempererat hubungan sosial. Kehadiran adik-adik TPQ Babul Ilmi Al Manar menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan anak-anak dalam kegiatan keagamaan dapat membantu menanamkan nilai-nilai Islam sejak usia dini. Selain belajar membaca Al-Qur’an di TPQ, mereka juga diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan bersama masyarakat dan mengenal pentingnya kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.


Sementara itu, mahasiswa KKN-T 116 Desa Bulucenrana turut berpartisipasi sebagai bentuk keterlibatan dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat. Kehadiran mahasiswa menjadi kesempatan untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan warga serta belajar secara langsung mengenai kebiasaan dan nilai-nilai yang dijaga oleh masyarakat Desa Bulucenrana.


Bagi mahasiswa KKN, kegiatan tersebut juga menjadi pengalaman yang berharga. KKN tidak hanya berfokus pada pelaksanaan program kerja, tetapi juga menjadi proses untuk belajar berbaur, membangun komunikasi, serta ikut mengambil bagian dalam kegiatan positif yang ada di desa.


Yasinan rutin di Masjid Al Manar menunjukkan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan yang memperkuat hubungan sosial dan membangun kebersamaan. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai keagamaan masih terus hidup dan dijaga oleh masyarakat Desa Bulucenrana.


Melalui kebersamaan antara masyarakat, adik-adik TPQ Babul Ilmi Al Manar, dan mahasiswa KKN-T 116 Desa Bulucenrana, kegiatan yasinan diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Semangat kebersamaan tersebut diharapkan mampu memperkuat silaturahmi, meningkatkan kepedulian, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang religius, harmonis, dan saling mendukung.(MT)


Baca Juga
Posting Komentar