Unggul Islami Enterpreneurship

Manfaatkan Robot Pelontar, Dosen Unimerz Latih Atlet Tenis Meja Disabilitas Sulsel



Mitraindonesia, Makassar– Tim Dosen Universitas Mega Rezky (Unimerz) menerapkan inovasi teknologi robot pelontar (ball launcher robot) untuk meningkatkan kemampuan teknik dasar dan kepercayaan diri (self-efficacy) para atlet tenis meja disabilitas Sulawesi Selatan.

Program pelatihan bertajuk Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung di Pusat Latihan NPCI Kota Makassar dan didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek 2026.

Ketua Tim Pengabdian Unimerz, Hasnah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa penggunaan metode multiball berbasis robot bertujuan agar proses pembinaan atlet penyandang disabilitas dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan terukur.

"Melalui pelatihan ini, kami berharap atlet tidak hanya mengalami peningkatan keterampilan teknik dasar, tetapi juga memiliki self-efficacy yang lebih baik sehingga mampu berlatih dengan lebih percaya diri dan siap menghadapi berbagai kejuaraan," ujar Hasnah kepada media ini pada Kamis 23 Juli 2026.

Dalam pelaksanaannya, tim lintas disiplin yang beranggotakan Andi Nahdia T. Walinga dan Ns. Iqwan Syarif memberikan pendampingan intensif kepada para atlet binaan NPCI Kota Makassar. 



Penggunaan robot pelontar memungkinkan atlet melakukan repetisi gerakan secara konsisten dengan variasi arah, kecepatan, dan frekuensi bola yang disesuaikan. Hal ini terbukti mampu mengasah akurasi, koordinasi, serta kecepatan respons atlet di lapangan.

Para atlet menyambut pelatihan interaktif ini dengan antusiasme tinggi karena memberikan pengalaman berlatih yang lebih modern dibandingkan metode konvensional.

Melalui sinergi dengan NPCI Kota Makassar ini, Unimerz menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada penguatan olahraga inklusif serta peningkatan prestasi atlet disabilitas di Sulawesi Selatan.

Baca Juga
Posting Komentar