Unggul Islami Enterpreneurship

Prediksi Laga Panas Perempat Final Pildun 2026, Argentina versus Swiss



Mitraindonesia – Argentina lebih diunggulkan saat menghadapi Swiss pada perempat final Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Sabtu, 11 Juli 2026 malam waktu setempat atau Minggu, 12 Juli 2026 pukul 07.00 WIB atau pukul 08.00 WITA. Laga ini disiarkan langsung TVRI Nasional dan TVRI Sport.

Secara statistik, La Albiceleste julukan bagi Argentina belum pernah kalah dari Swiss dalam tujuh pertemuan. Catatan dari pertemuan lima kemenangan dan dua hasil imbang. Pertemuan terakhir di Piala Dunia 2014 dimenangkan Argentina 1-0 lewat gol Angel Di Maria di menit ke-118. Swiss terakhir membobol gawang Argentina pada 2012 melalui Xherdan Shaqiri, namun kalah 1-3 dengan hat-trick Lionel Messi.

Argentina melaju ke perempat final usai menang dramatis 3-2 atas Mesir di babak 16 besar. Sempat tertinggal 0-2 hingga menit ke-67, Argentina membalikkan keadaan lewat gol Enzo Fernandez di menit 90+3. Sebelumnya, mereka juga menang 3-2 atas Tanjung Verde di 32 besar berkat gol bunuh diri lawan.

Kemenangan atas Mesir memperpanjang rekor tak terkalahkan Argentina menjadi 12 laga sejak September 2025. Di Piala Dunia, Argentina tak terkalahkan dalam 11 laga sejak kekalahan dari Arab Saudi pada 2022, dengan rata-rata dua gol per pertandingan. Lionel Messi menjadi top skor tim dengan 8 gol dibawah Kylian Mbape di turnamen ini.

Sementara itu, Swiss lolos usai menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti 4-3 setelah bermain 0-0. Di fase grup, mengalahkan Aljazair 2-0, Kanada 2-1, Bosnia-Herzegovina 4-1, dan imbang 1-1 dengan Qatar.

Sedangkan Argentina dalam kondisi full team. Pelatih Lionel Scaloni diprediksi bakal menurunkan formasi 4-4-2 dengan duet Lionel Messi dan Lautaro Martinez di depan. Emiliano Martinez di bawah mistar, ditopang Lisandro Martinez-Cristian Romero di jantung pertahanan, serta Nahuel Molina dan Nicolas Tagliafico di sisi sayap. Empat gelandang diisi Alexis Mac Allister, Leandro Paredes, Enzo Fernandez, dan Nico Gonzalez.

Sebaliknya, Swiss terancam tanpa penyerang Johan Manzambi yang sudah mengoleksi tiga gol di Piala Dunia 2026 akibat cedera lutut. Manzambi absen saat berjumpa Kolombia dan diragukan tampil. Luca Jaquez dan Michel Aebischer juga berpotensi absen. Pelatih Murat Yakin akan mengandalkan Breel Embolo sebagai ujung tombak tunggal, didukung Dan Ndoye, Fabian Rieder, dan Ruben Vargas. Duet Granit Xhaka-Remo Freuler mengisi lini tengah, sementara Manuel Akanji-Nico Elvedi menjaga pertahanan di depan Gregor Kobel.

Produktivitas Swiss relatif rendah, hanya mencetak tiga gol dari tujuh pertemuan dengan Argentina. Selain Manzambi, pencetak gol Swiss di Piala Dunia ini adalah Embolo dan Vargas dengan dua gol, serta Ndoye dan Xhaka masing-masing satu gol.

Duel lini belakang Swiss yang digalang Akanji-Elvedi melawan Messi-Martinez diprediksi jadi kunci. Peran Granit Xhaka sebagai gelandang box-to-box akan krusial, namun terancam tereduksi oleh penjagaan Leandro Paredes. Messi kemungkinan bermain lebih dalam untuk menghindari kawalan Akanji, sementara tekanan dari Fernandez, Gonzalez, dan Mac Allister bisa membuka celah di pertahanan Swiss.

Di atas kertas, Swiss sulit unggul 2-0 seperti Mesir. Pertahanan mereka solid, tapi serangan tumpul tanpa Manzambi. Argentina favorit menang, dan kalau pun tertinggal, mereka punya pengalaman comeback.

Tapi sepakbola bukan matematika. Kalau Swiss bisa “nge-freeze” Messi dan nyolong 1 gol set-piece, lalu parkir bus ala Maroko 2022, skenario “Argentina yang frustrasi” bisa kejadian. Cuma, untuk “di-Mesir-kan” dan Swiss unggul 2 gol lalu kalah 2-3. 

Prediksi laga akan berlangsung hati-hati, namun panas, Argentina lebih dominan, menang 2-0 atau 2-1. Swiss harus sempurna 90 menit kalau mau hindari jadi korban La Albiceleste berikutnya.


Perkiraan Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): E. Martinez; Molina, Romero, L. Martinez, Tagliafico; Mac Allister, Paredes, Fernandez, Gonzalez; L. Martinez, Messi.

 Pelatih: Lionel Scaloni.


Swiss (4-2-3-1): Kobel; Zakaria, Elvedi, Akanji, Rodriguez; Freuler, Xhaka; Ndoye, Rieder, Vargas; Embolo.

 Pelatih: Murat Yakin.

Baca Juga
Posting Komentar